Minggu, 15 April 2012

Valentine Terakhir Untuk Kita Created By Fakhrunisa Dini

Hanya untuk hiburan dan menyadarkan semata. Selamat Membaca Valentine Terakhir Untukk Kita Pada tanggal 13 februari hari itu adalah dimana hari Revi bercanda ria dengan Robi, kedekatan mereka sangat akrab, namun sayang itu adalah kedekatan yang terakhir yang harus diterima oleh Revi dan hubunganya. Revi yang pada saat itu sedang dirawat dirumah sakit karena penyakit DBDnya… Masih tetap di tanggal 13 febrruari tepatnya pada pukul 19.00 malam, malam itu adalah malam dimana Robimengungkapkan kata sayang pada Revi kekasih tercintanya. “sayang aku pulang dulu ya, kamu baik-baik disini. Jangan lupa minum obatnya ya, jangan lupa juga makan, dan berdeoa supaya cepet sembuh, biar bisa main lagi sama aku ” kata Robi denmgan lembut. “iya sayang hati-hati ya ” jawab Revi dengan senmyum manisnya, Robipun merncium kening Revi, dan segera bergegas pulang. Robi melamabaikan tangan pada Revi dengan senyum indah dibibirnya. Setelah beberapa saat kemudian tak lama handphone Revi pun berdering tak sengaja itu adalah SMS dari Robi yang berisi “ILOVEYOU SAYANG, CEPET SEMBUH YA. SELAMAT TIDUR BARBIEKU” Revi hanya tersenyum membaca SMS dari Robi. Jam tepat menunjukkan pukul 20.00 malam, Revi masih terbaring lemas & tak berdaya, ia hanya menatap langit-langit kamar yang ditempatinya. Entah apa yang difikirkan Revi terfadap Robi, ia memiliki firasat buruk tentang Robi. “ya Allah semoga ga terfadi apa-apa sama Robi” tak sengaja ketika dia ingin mengambil segelas air minum gelaspun jatuh tanpa disengaja. Praaaaaaangggg!!! ”Astaghfirullah, ada apa ini? Ya Allah semoga ga ada apa-apa, mungkin karna aku masih lemas” katanya. Kembali lagi ke renunganya, Revi yang sedang memikirkan Robi entah apa yang ia rasa, ia merasakan rindu yang teramat dalam pada Robi “Rob… kira-kira kamu lagi apa ya sekarang? Udah sampe rumah belum ya?” terus- terus kata itu yang diucapkan oleh Revi. Setelah beberapa jam kemudian jam tepat menujukkan pukul 00.00 Revipun termenung menatap handphonenya seolah tak sabar akan ada telepon masuk dari Robi. Kemudian tiba-tiba teleponpun berdering dan IYA!!! Ternyata itu dari Robi. “halo sayang?” kata Robi dengan lembut “iya sayang, kamu udah sampe?” jawab Revi dengan ramah ‘udah koq, kamu lagi ngapain sekarang? Obatnya udah diminum?” tanya Robi “aku lagi nungguin telepon dari kamu, udah koq” jawab Revi “oh… oiya happy Valentine days ya sayang buat hubungan kita, semoga longlast. Semoga juga ini bukan Valentine yang terakhir buat hubungan kita. terus kamu makin sayang deh sama aku, hehe” kata Robi sambil tertawa. “iya sayang happy valentine too, ih kamu ngomong apa sih? iya doong pastinya kamu juga yaaa, jangan pernah tinggalin aku ya ” jawab Revi dengan manjanya. “hehe iya sayang maaf yaaa, oiya kamu bobo sana udah malem banget tauk. Kalo ga akuyang tinggal kamu tidur nih hehe” kat Robi dengan polos “iya sayang ini juga aku udah ngantuk, ih kan aku bilang jangan pernah tinggalin aku” kata Revi “iya iya maaf deh sayangku. Yaudah ya. Assalamualaikum” kata Robi “iya waalaikumslam” jawab Revi. Setelah beberapa saat mereka berbincang. Revi segera bergegas tidur. Diam-diam Robi yang ingin memberi hadiah Valentine untuk Revi, ia berencana untuk memberikan sepasang kalung hati untuk Revi sekaligus ingin melamar Revi. Ke esokkannya… iya!!! Hari itu adalah tepat dipagi valentine yang indah untuk Seluruh pasangan. Revipun terbangun dari tidurnya dengan mata masih terlihat kantuk ia memandangi handphonenya seolah menunggu kabar dari Robi, tapi Robipun tak kunjung memberi kabarnya. Dengan rasa cemas akhirnya Revi menelepon Robi berkali-kali tapi nomor Robipun tak aktif, itu semakin membuat Revi ketakutan atas firasat buruknya tadi malam. “ya Allah Robi kemana sih? Katanya janji mau nemuin aku hari ini?” kata Revi sambil menangis. Tiba-tiba tak disangka ada sebuah SMS masuk yang mengejutkan Revi dan ternyata itu dari Robi yang berisi : “Sayang maaf ya mungkin hari ini adalah hari terakhir untuk hubungan kita, maafin aku kalo selama ini banyak salah sama kamu. Maafin aku juga yang belum bisa bahagiain kamu. Aku udah ga ada lagi disini, tapi mungkin aku ada disisi kamu selamanya. Happy Valentine’s day my last lady. Salam sayang Robi”. Dengan meneteskan banyak air mata Revi menangisi itu semua “ya Allah maksud ini semua apa sih?’ tanya Revi dengan marahnya ia melempar handphonenya. Tak lama kemudian mamanya pun datang dan menghampiri Revi yang sudah terlihat sedih dan kecewa “Astagfirullah Revi kenapa kamu nak?” tanya mama Revi dengan cemas “Robi mah dia mutusin aku” jawab Revi dengan tangisnya. “apah?” sahut mama Revi yang jelas-jelas sudah tahu bahwa Robi baru saja meninggal karena kecelakaan diperjalanan saat ingin menjenguk Revi. “sayaaaaang tenang duluuuu” kata mamah Revi dengan lembutnya. Revi masih tetap menangis. “sayang maafin mama ya, mama mau kasih tau sesuatu sama kamu” kata mama Revi dengan perlahan “apa ma?” jawab Revi “Robi sudah meninggal sejak tadi. ia mengalami kecelakaan saat menuju kesini. Saat ingin menjenguk kamu” kata mama Revi sambil ikut menangis Revi hanya terdiamtaksepatah katapun yang ia keluarkan hanya terdiam dan terlihat sangat shocked. “tadi Nita menitipkan ini pada mama” kata Mama Revi. Mama Revi membawa kado yang masih terlihat indah dan terbungkus cantik dari Robi. Revi pun membukanya. Dan kado itu adalah sepasang kalung hati yang tak ia duga dengan sepucuk surat cinta berwarna merah hati yang berisi : “Happy valentine ya sayang, maaf kalo hadiah yang aku kasih ke kamu bukan berupa hadiah yang mahal harganya. Tapi aku ngasih ininke kamu tulus koq. Setulus sayang aku ke kamu. Jangan lupa dipakai ya kalung hati ini. Kalung hati ini aku persembahkan buat kamu sebagai tanda kalau aku mau melamar kamu.iloveyou Revi……. :*” Revi hanya diam dan menangis setelah melihat kado dan membaca surat dari Robi. Temenung… termenung… dan termenung… yang Revi lakukan saat ini. Kepergian Robi membuat kondisi Revi semakin parah. Akhirnya Revipun pingsan. Keadaan Revi semakin meburuk karna ia merasa pahlawan hati yang selama ini memberi kekuatan padanya telah pergi untuk selamanya. **** 3 hari kemudian kondisi Revi mulai pulih. Relihat perkembangan kesehatan Revi mulai membaik. Dan keesokanya adalah hari dimana Revi harus pulang yang dijemput dengan Robi. Tapi kini ia hanya bersama mamanya. Keesokkan harinya Revipun pulang kembali ke rumah dan melakukan aktifitas sebagai anak kampus biasanya. Setelah beraktifitas normal diam-diam ia mendatangi makam kekasihnya yang 5 hari yang lalu pergi meninggalkan dia. Sesaat sampaidimakan Robi Revi hanya menatap batu nisan Robi dengan senyuman yang disertai air mata yang mebasahi pipinya. Ia menaruh seikat bunga mawar merah dibatu nisan makan Robi. “selamat jalan sayaaaang :”(” Kata Revi dengan tak kuasanya ia menahan tangis… Quote: “Sayangilah orang yang menyayangimu, karna jika ia suatu saat kelak ia tiada akan jauh terasa lebih berharga dibanding ia masih berada disamping kita” Created By: Fakhrunisa Dini twitter : @Dinidindi facebook : Fakhrunisa Dini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar