Minggu, 15 April 2012
Ku Serahkan Buah Hatiku Untukmu
Kuserahkan buah hatiku untukmu sahabatku
Kisah dua orang sahabat yang terjalin sejak mereka kecil hingga dewasa seperti ini, persahabatan itu takkan ada seorangpun yang mampu untuk memisahkan mereka mereka adalah Rani & Jesi .
Jesi adalah sesosok wanita yang royal, berkepribadian baik, sopan & bersahaja . Sedangkan Rani hanya perempuan biasa yang tidak memiliki apapun dari segi materi, ia hanya punya sebuah hati & ketulusan didalam dirinya .
Rani & Jesi pun menikah dengan lelaki pilihan mereka masing2 . Setelah pernikahan mereka berdua Jesi pun dituntut oleh ibu mertuanya bahwa ia harus melahirkan seorang bayi perempuan, sayangnya apa daya ia adalah seorang mantan penderita kanker rahim sehingga kanker pada rahimnya harus diangkat bersama rahimnya tersebut dan tidak bisa hamil, itu telah menjadi penghalang besar atas keinginan ibu mertuanya . Ia hanya bisa pasrah atas itu semua untungnya ia memiliki seorang suami yang mau menikahi seorang wanita yang tidak punya rahim juga sahabat terbaiknya Rani .
Rani yang bahagia dengan suaminya karna ia hamil dikaruniai seorang jabang bayi yang akan tumbuh dalam rahimnya . Namun sayangnya sahabatnya Jesi tidak mengalami hal yang sama seperti yang ia alami saat ini .
Ketika usia kandungan Rani beranjak ke-7 bulan . Jesi pun datang padanya dan berkata "aku mohon saat bayimu lahir nanti berikanlah kepadaku toloong aku tidak ingin mengecewakan ibu mertuaku" pintanya dengan sangat . Rani pun terkejut atas permohonan Jesi, ia meminta izin kepada suaminya agar bayinya diberikan kepada sahabatnya, sambil mengelus perutnya ia berkata "iyah akan ku berikan bayiku untukmu" tuturnya dengan lembut . Jesipun bahagia atas perkataan Rani .
Kemudian bulan ke-9 yang dinanti nantipun tiba bayi Rani lahir dengan sehat dan itu adalah bayi perempuan yang sangat cantik yang diberi nama "JE(sira)NI JEIRANI" nama bayi tersebut diambil dari singkatan nama mereka berdua, ketika Rani menggendong bayi tersebut ia berkata "KU SERAHKAN BUAH HATIKU UNTUKMU SAHABATKU" tuturnya dengan penuh ketulusan . Rani pun meminta Jesi agar putrinya tidak boleh mengetahui siapa dia, yang ia mau peri kecilnya hanya menganggap Jesilah ibu kandungnya . Jesi & suaminya pun sangat senang tapi tidak bagi suami Rani yang mengidam idamkan bayi tersebut .
Namun disuatu sisi suami Rani pun berkata "kenapa kau berikan putri pertama kita untuk Jesi dan suaminya?" tuturnya dengan kasar
Rani hanya menjawab dengan lembut "untuk apa kita bahagia diatas kesedihan sahabat kita sendiri?" "tetapi tidak harus mengorbankan putri kecilku juga kan?" jawabnya, kemudian Rani menjawab lagi dengan sabar "iya memang, tetapi apalah arti sebuah keharmonisan jika ada orang yang menangis dan lebih membutuhkan kebahagian kita" suami Ranipun terdiam tanpa sepatah katapun hingga akhirnya dia menyadari kalau Jesi memang tidak punya lagi kesempatan untuk hamil, sedangkan Rani masih bisa . Rani yg rela berkorban demi sahabatnya Jesi . 1thn sudah Jeni tumbuh cantik berkembang dengan sempurna & Rani hanya bisa memandangnya dari kejauhan tanpa menyentuh apa lagi mencium wangi tubuhnya yang suci tak berdosa .
The End ~
dini :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar